Rabu, 26 Februari 2014

Mimpi?

Hei, lagi dan lagi kuucapkan selamat malam kamu yang selalu ada mimpiku..
Ingkatkah kau ssat pertama kali kita saling mengenal satu sama lain? ingatkah kau ketika kita tak saling mengenal satu sama lain? tapi tuhan mempertemukan kita di satu tempat yang mungkin bisa jadi inilah awal pertemuan kita , aku yang selalu memerhatikanmu dari kejauhan secara diam - diam namun ternyata perhatian ku ini disadari olehmu dan menjadi sebuah kerisihan .
Maaf karena emang cuma ini yang bisa kulalukan memerhatikanmu dari kejauhan dan mendoakanmu di setiap doaku..
Maaf atas perasaan dan perhatianku selama ini yang mungkin mengusikmu..
Aku tau memilikimu adalah sebuah mimpi besarku..
Aku tau menyayangimu adalah sebuah pilihan yang salah aku tau itu..
Sekarang, aku berada diantara dua pilihan Diam atau terus berlari?
Diam sambil tetap menyayngimu walau aku tau resikonya, atau berlari sambil melepas semua kenangan dan perasaan ku ini..
Huft sebuah pilihan yang sulit dan kini aku terjabak karena pilihan..
                                                                                                                Untuk seseorang yang selalu  kuperhatikan dari kejauhan

Kamu dan kenangan

Kamu seseorang yang pernah singgah di hati ini..
Kamu seseorang yang pernah mengukir kenagan menjadi sebuah cerita indah di hidupku..
Kamu seseorang yang pernah menjadi sesuatu yang terindah disini dihati ini..
tapi..
Semua hilang, Senmua Hancur ..
Saat kau beri ku kenangan dan kau hapus sendiri kenangan itu..
Saat kau menjadi seseorang terdingin dan tercuek yang keukenal saat ini..
Saat kau bukanlah seseorang yang kukenal pertama kali..
Kenangan yang pernah kau beri dan kau ukir takkan mudah kulupakan dalam waktu sekejap..
Tapi , ya sudahlah...
                   Biarlah kisah ini menjadi kenangan untukku seorang .. 
                      Sekali lagi kuucapkan maaf dan makasih :')


Kamis, 06 Februari 2014

untilled..

selamat pagi kamu yang disana.. andai salam inj bisa kuucapkan secara langsung
sayangnya salam ini hanya bisa kuucapkan lewat kata kata dari kejauhan yang tak pernah kusampaikan secara langsung.ngin kusampaikan beberapa pertanyaan kepadamu yang selalu menjadi sosok perhatianku secara diam diam namun tampaknya pertanyaan itu lebih baik kucari tau jawabannya sendiri.
dari kejauhan aku tau sosok dirimu dari baju dan sarung yang selalu kamu pakai aku tau itu dirimu...
tapi sebelumnya aku harus memastikan apakah benar pemilik baju dan sarung itu dirimu yang aku rindukan sosoknyaya , lagi dan lagi kupastikan sosok pemilik baju dan sarung itu apakah benar itu dirimu yang selalu aku rindukan suaranya dan selalu terlintas senyumnya, ya setelah kupastikan untuk kesekian kalinya ternyata pemilik baju dan sarung itu  benar dirimu.Huft tapi sayangnya aku hanya bisa menjadi pengawasmu secara diam diam.. :')

                                                                                                          Aku yang hanya bisa mengawasimu  
                                                                                                          dari kejauhan..