Skolioser?
yap mungkin memang benar menjadi seseorang yang berbeda itu tidaklah mudah terutama berbeda dalam fisik semua itu tergantung dari sebagaimana kamu bersyukur kepada Allah SWT. berbeda bukan alasan hanya terkadang orang menganggap "aneh".
Kala itu sebagai seseorang yang sudah bosan dengan bau rumah sakit dari sejak kecil, rasanya sudah bosan dengan melihat semua peralatan dokter bahkan hingga sang dokter pun mungkin sudah mengenali tentang diri ini ya bagaimana tidak diri ini memang sudah memasuki rumah sakit ini dari sejak kelas 5 SD namun kala itu diri ini divonis dengan diagnosa yang berbeda beda sehingga menjalani pengobatan yang berbeda - beda pula kala itu diri ini didiagnosa mempunyai permasalahan pada tulang sehingga diagnosa menghasilkan mempunyai penyakit *** tulang sehingga harus menjalani serangkaian terapi sana sini hingga minum obat yang ternyata tidak seharusnya huft sudahlah *sudahberlalupula* serangkaian terapi mulai dari terapi tradisional hingga terapi medis entah itu terapi listrik atau terapi terapi lainnya yang memang sudah kujalani sedari ku kecil namun lagi lagi perihal bersyukur tentang hidup yang masih bisa kujalani, perihal orang tua yang selalu siap dan sabar menghadapi anaknya dan siap menjalani semua bersama anaknya. terapi dan pengobatan dari satu rumah sakit ke rumah sakit lainnya kujalani dokter satu ke dokter lainnya ku jalani hingga waktu pun berlalu seragam ku berganti menjadi putih biru yap kala itu ku masuk salah satu smp favorit daerah bandung timur lagi lagi aku yang memang berbeda ini ternyata disadari oleh guru bk dan guru olahraga ku namun kala itu aku tak mengetahui perihal apa yang terjadi pada badan ini, dan tibalah waktunya dipanggil oleh guru bk yang selalu menjadi hal yang menakutkan khususnya bagi diri ini sendiri padahal seharusnya biasa saja toh ya memang tidak ada hal yang salah namun ya memang ibu ini mempunyai image sebagai "tukang razia" sehingga rasanya menakutkan wkwkwk tatkala masuk dalam ruangannya : G : "wantri" W : iya bu saya g : mulai hari ini kamu tidak usah mengikuti olahraga apapun ya W :"kenapa bu? apa salah saya? g : tidak ada apa apa.
Dan mulai saat itu hingga lulus aku tidak diperbolehkan mengikuti olahraga apapun terkecuali renang tanpa alasan yang tak ku ketahui hingga lulus.
Waktu berlalu......
seperti yang sudahkuceritakan sebelumnya bahwa ternyata diri ini pun mengalami diagnosa yang berbeda lagi dan lagi setelah mengalami jatuh setelah kasyaf/pramuka yang menyebabkan lutut ini membiru dan ku harus pulang dari pondok sehingga dibawa ke rumah sakit di bandung kala itu ku didiagnosa skoliosis 40 derajat. bagi seorang anak SMA yang notabane nya memang masih muda kala itu pun cukup terpuruk dengan semua itu namun ku percaya bahwa orang tua ku lebih terpuruk lebih dari apapun ya tepat kala itu oeang tua ku pun merintihkan air mata bahwa ternyata anak perempuannya harus mempunyai perjuangan yang cukup beratnya di umur yang semuda ini dan tidak ada pilihan lain kecuali operasi kala itu..
2 Januari 2-0-1-3.. mungkin tahun baru kali ini tidak seperti tahun tahun baru sebelumnya ya kala itu ku harus menjalani serangkaian operasi di rumah sakit ini dengan gemerlap kembang api di langit kota bandung ku ini diri ini yang notabenenya sebagai orang sakit lalu tiba tiba masuk rumah sakit karena akan menjalani operasi dan diri ini masih bisa jalan jalan di sekitaran rumah sakit HAHA hanya dengan ditemani sang kakak tercinta ku bisa menikmatinya. dan hari itu pun tiba tepat pukul 9 pagi ku dibawa ke ruang operasi dengan pakaian serba hijau dan kupasrahkan hidupku seutuhnya hanya kepada sang maha kuasa yang terakhir kulihat hanyalah semua orang itu pun sedang menangis dan aku yang berusaha sedang kuat ini ku berusaha menyeka air mata ku sendiri..
tepat pukul 13.00 ku sudah mulai sadar dengan dunia ini yang pertama kulihat adalah wajah beliau ya beliau adalah kedua orang tuaku dan setelah itu ku tak sadar kembali pukul menunjukan pukul 18.00 ya kulihat adalah wajah kakaku dan kala itu ku sudah sadar seutuhnya sebagai seorang manusia yang telah menjalani kehidupan kedua.
Yap bertahun tahun lamanya setalah menjalani operasi itu
ternyata benar bahwa sekali skoliosis tetap skoliosis :')
dan sakit itu pun masih ada..
operasi hanyalah mengurangi derajat dari skoliosis itu sendiri :')
sekarang hanya perihal bagaimana kamu bersyukur pada semua nikmat yang telah Allah beri dan aku percaya bahwa setiap sakit yang kurasa adalah sebagai sebuah pengugur dosa hanya tentang bagaimana kamu menikmati sakit nya itu sendiri tatkala dia datang, karena sesungguhnya perjuangan skolioser adalah seumur hidup. :')
FIGHTER SKOLIOSER!
Semua Sama dimata Allah kita hanya berbeda dimata manusia lain sajaaa!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar